Rabu, 23 Desember 2015

Program Beasiswa Pelajar dan Mahasiswa PT Dataprint



Salam semangat Sahabat Dreamers!!!
Bagi sahabat yang ingin hunting beasiswa kuliah atau SMA, kabar gembira nih untuk kalian. Yupss, program CSR PT Dataprint siap membagikan 1000 beasiswa untuk kalian para pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Ada banyak kesempatan yang bisa kamu raih loh karena periode penerimaannya dibagi 2 gelombang, bukan cuma itu nominalnya juga dibagi 3 kategori mulai Rp250.000, Rp500.000, dan Rp1.000.000 per periode, jadi kemungkinan untuk lolos makin terbuka lebar. Nah boleh dicoba banget tuh buat kalian Sahabat Dreamers, jarang-jarang loh ada perusahaan yang concern dan peduli sama pendidikan dengan kosisten. Buat kalian yang penasaran dan pengin banget nyoba buat dapetin beasiswa dataprint silakan cek di www.beasiswadataprint.com lumayan banget kan buat kita para mahasiswa dan pelajar yang ingin nambah-nambah uang jajan atau beli buku, hehe. Sukses ya buat kalian semua sahabat dreamers. Cheriooooooo!!!!

Selasa, 01 Desember 2015

MEMBANGUN KARAKTER MAHASISWA SEBAGAI AGEN PEMBAHARU INDUSTRIALISASI

Mahasiswa tentunya harus menyadari bahwa dalam dirinya tersemat predikat generasi penerus pembangunan bangsa. Sebagaimana predikat tersebut memberikan konsekuensi tanggung jawab besar yang harus diupayakan semaksimal mungkin. Tanggung jawab yang besar tersebut mendorong mahasiswa agar senantiasa aktif memberikan kontribusinya kepada kemajuan bangsa, dalam hal ini upaya yang harus dilakukan adalah menjadi mahasiswa yang memiliki kepribadian kuat dan mencintai tanah airnya. Mahasiswa harus mengupayakan diri menjadi agen-agen pembaharu sebagai ujung tombak kemajuan pembangunan. Menurut Havelock Agen pembaharu adalah aktor utama dalam setiap upaya-upaya organisasi yang harus berperan sebagai pemimpin, fasilitator, negosiator, dan advisor. Agen pembaharu adalah sosok problem solver atas berbagai permasalahan bangsa termasuk di dalamnya adalah permasalahan produktivitas kegiatan ekonomi kita yang masih rendah dan memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap aktivitas ekonomi negara lain.
Indonesia adalah negara yang besar dari segi geografis dan memiliki penduduk terbanyak keempat di dunia yang pada saat disurvei terakhir kali oleh BPS mencapai 250 juta jiwa lebih. Dari 250 juta jiwa 27 % di antaranya adalah pemuda. Kuantitas SDM yang tinggi sepertinya belum sebanding dengan kualitasnya terbukti dengan presentase kemiskinan yang masih tinggi mencapai 13,33 % atau sekitar 31,02 juta penduduk miskin berdasarkan survey BPS tahun 2010. Hal ini turut mengetuk jiwa kita semua terlebih sebagai pemuda ternyata tanggung jawab kita di masa depan masih cukup berat untuk menuntaskan masalah kemiskinan dan keterbelakangan kualitas SDM. Sejak saat ini mahasiswa dan seluruh elemen jiwa muda harus bergerak aktif dan terencana untuk memperbaiki keadaan dan memberikan kontribusi yang maksimal bagi upaya pemecahan masalah tersebut. Sebagai agen pembaharu sudah semestinya saat ini mahasiswa senantiasa menyibukkan diri dalam upaya peningkatan wawasan ekonomi dan turut aktif serta partisipatif dalam upaya pengentasan kemiskinan masyarakat. Langkah konkrit yang bisa diupayakan adalah mulailah kita mencintai produk-produk asli karya anak negeri dengan menggunakan dan ikut mempromosikan produk asli Indonesia. Dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi sendiri mahasiswa diharapkan agar mampu menjadi pendobrak teknologi yang selalu mengikuti arah kemajuan teknologi, melakukan pembaharuan di bidang teknologi dan memprioritaskan perkembangan teknologi sebagai solusi lemahnya daya saing produktivitas ekonomi. Pada era permulaan abad millenium sampai saat ini teknologi terbarukan telah mampu mendorong manusia memecahkan berbagai masalah global, oleh karena itu bangsa Indonesia harus semakin melek teknologi demi tercapainya kemandirian bangsa. Tren penguasaan teknologi kita yang semakin menuju arah positif harus dipertahankan dan selalu ditingkatkan agar mampu mengimbangi kemampuan teknologi bangsa lain. Meskipun secara umum kemampuan kita masih tertinggal setidaknya kita masih memiliki optimisme terlihat dengan makin eksisnya industri yang mengandalkan teknologi tinggi di negara kita yang mampu bersaing dengan negara lain seperti PT Pindad yang produk senjatanya tidak hanya digunakan oleh TNI namun juga diminati oleh tentara US Army dan negara-negara lain. Pada sisi peneletian dan pengembangan, baik lembaga riset atau lembaga pendidikan semakin aktif menyumbangkan hasil temuannya untuk menunjang kemandirian industri seperti kampus-kampus berbasis keilmuan teknologi yang mampu menghasilkan ribuan hasil riset dan pengembangan di setiap tahunnya yang harus selalu dipantau dan ditindaklanjuti pemerintah melalui Kemenristek Dikti. Masih banyak produk teknologi buatan anak negeri yang mesti kita lestarikan dan kembangkan untuk menunjang kemandirian ekonomi dan industrialisasi bangsa. Sudah saatnya kini untuk mencintai produk dalam negeri dan hal ini harus dipelopori oleh mahasiswa sebagai agen-agen pembaharu penerus pembangunan industri bangsa.
Berdasarkan kajian mendalam Havelock, maka untuk menjadi agen pembaharu industri mahasiswa harus berproses menjadi pribadi yang mampu memimpin dirinya sendiri dan orang lain untuk memgembangkan industri bangsa dengan ikut mencintai produk dalam negeri dan berada di garda terdepan dalam memajukan produk asli Indonesia. Kepemimpinan mahasiswa harus diupayakan sejak dini agar pada nantinya tercipta generasi-generasi pemuda yang berkualitas pemimipin bagi masa depan. Pemimpin ini harus mampu mengorganisasikan dirinya dan orang lain untuk mulai melakukan gerakan-gerakan pembaharuan. Upaya pembentukan mental pemimpin ini harus dilaksanakan secara integratif meliputi upaya pembinaan-pembinaan dalam hal pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan manajemen konflik. Dalam hal ini mahasiswa dituntut untuk aktif dalam banyak kegiatan organisasi dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas pembentukan kepemimpinan yang lainnya seperti latihan dasar kepemimpinan dan lain-lain. Pemimpin dalam sebuah industri baik barang maupun jasa mesti berkarakter penganalisa dan risk taker karena pada nantinya pemimpin ini akan menjumpai tantangan bisnis yang dahsyat dan harus jatuh bangun menjalaninya. Kualitas pemimpin yang penuh integritas ini diharapkan akan mendorong kemajuan industri bangsa dalam memimpin lebih dari 250 juta masyarakat Indonesia menuju masyarakat sadar industri di masa depan. Pribadi pembaharu juga adalah pribadi yang mampu menempatkan dirinya sebagai seorang fasilitator yaitu figur mumpuni yang mampu menjembatani kepentingan berbagai pihak. Fasilitator adalah seseorang yang membantu sekelompok orang memahami tujuan bersama mereka dan membantu mereka membuat rencana guna mencapai tujuan tersebut tanpa mengambil posisi tertentu dalam diskusi. Fasilitator adalah pribadi berpemikiran maju yang mampu menyumbangkan solusi cerdas dan menyumbangkan kontribusi yang optimal bagi bangsa. Sosok fasilitator ini sebagaimana dijelaskan oleh Sam Kaner(2007) harus memiliki keterampilan dalam hal memimpin sebuah pertemuan termasuk masalah ketepatan waktu, mengikuti agenda yang sudah disepakati, merangkum pembicaraan, menengahi pertentangan termasuk kemampuan yang lebih dalam mendengarkan. Fasilitator juga memiliki peran dalam segi peningkatan penggunaan teknologi penunjang kegiatan industri melalui penyuluhan dan pelatihan-pelatihan sebagaimana seringkali produk-produk usaha terutama UKM mengalami permasalahan tersebut. Seiring makin kompleksnya aktivitas perindustrian kita akan sangat bergantung pada sosok-sosok fasilitator yang mampu menyehatkan iklim organisasi industri yang kompetitif, berdaya saing dan minim pertentangan.
Pribadi pembaharu juga merupakan sosok yang memiliki kekuatan dan kemampuan dalam perundingan atau negosiator handal. Melalui para negosiator ini industri kita akan di bawa menuju posisi tawar yang tinggi dalam mekanisme perdagangan. Mahasiswa kembali harus menempa diri untuk memahami arus birokrasi dan membina mental sebagai negosiator dengan peran aktif mereka dalam melakukan hubungan dengan lingkungan sekitar. Mahasiswa harus aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta membaur dengan rakyat dalam hal ini membaur dengan lingkungan industri baik industri skala rumahan, industri kecil, menengah, bahkan besar agar mampu mempelajari hambatan-hambatan dan arus birokrasi usaha serta mengupayakan agar kegiatan industri mulai dari produksi, distribusi sampai konsumsi oleh konsumen dapat berjalan lancar tanpa harus mengikuti aturan perijinan maupun persyaratan yang tidak penting. Kekuatan negosiasi dalam industri sangat penting berkaitan dengan penyelesaian konflik dan konsensus yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Dengan semakin berkembangnya industri dunia serta perekonomian global akan sangat berdampak bagi kegiatan industrialisasi negara kita, melalui negosiator-negosiator ulung inilah harapan akan kerjasama ekonomi dan industri dengan negara lain yang saling menguntungkan kita tautkan agar bangsa Indonesia bukan lagi menjadi bangsa yang terbelakang dengan selalu mengandalkan produk bangsa lain dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan adanya perjanjian dagang internasional seperti AFTA, AEC, ACFTA yang mencakup wilayah regional Asia dan cepat atau lambat kita akan menghadapi perdagangan bebas dengan negara-negara Eropa maupun dunia internasional diharapkan Indonesia mampu mengambil manfaat bagi keberlangsungan industri dalam negeri sendiri sepert terciptanya transfer teknologi maju, lapangan kerja yang semakin luas, wilayah pemasaran yang semakin luas, daya saing manusia yang semakin kompetitif, dan produk dalam negeri yang semakin berkualitas.
Sosok agen pembaharu yang terakhir adalah seseorang berkriteria advisor yang mampu memberikan masukan dan pengarahan terhadap sebuah rangkaian sistem kerja agar prinsip utama dalam sistem tersebut dapat diarahkan menuju tujuan utama yang hendak dicapai. Seorang advisor adalah seseorang yang mampu mengarahkan sistem yang rusak menuju perbaikan dan mampu memotivasi orang-orang untuk bergerak mencapai tujuan. Sosok-sosok advisor perindustrian harus mampu memetakan permasalahan perindustrian kita dan mencari jalan keluar bagi permasalahan tersebut. Seorang mahasiswa harus mampu menjadi advisor yang dapat menggerakkan orang dengan kekuatan bicaranya. Advisor memiliki ketegasan dalam memberikan arahan dengan ditunjang oleh analisa yang kuat dan kesatuan perkataan serta perbuatan. Menjadi seorang advisor industri tentunya membutuhkan pengalaman dan wawasan industri yang luas. Mulai dari saat ini mahasiswa harus semakin mengepakkan sayap mengarungi cakrawala keilmuan industri yang luas mulai dari memahami manajemen perencanaan bahan sampai pelayanan purna jual. Seorang advisor harus memahami setiap detail rantai pasokan barang mulai barang mentah sampai produk akhir. Dalam prakteknya seorang advisor akan banyak berperan sebagai pemikir dan membagi tugas dengan leader terkait kebijakan yang akan di ambil dalam menjalankan roda kelangsungan industri. Negosiator akan membawa industri kita semakin maju dengan meningkatkan posisi tawar produk kita di mata dunia. Posisi tawar atau bargaining position sebuah produk akan sangat menentukan posisi produk di dalam suatu wilayah pemasaran. Melalui para negosiator ini nantinya industri kita diharapkan mampu mengeksplorasi pasar ekspor dunia, mendapat perlindungan hukum perdagangan internasional, dan membuka keran pasar perdagangan baru yang potensial.
Keempat kriteria agen pembaharu dalam uraian di atas adalah salah satu langkah konkrit yang dapat diterapkan oleh mahasiswa sebagai upaya memberikan kontribusi yang maksimal bagi terciptanya kemajuan industrialisasi dan kemandirian ekonomi bangsa agar tercipta masyarakat Indonesia yang sejahtera dan berorientasi industri teknologi tinggi demi masa depan serta cita-cita bangsa Indonesia mewujudkan kesejahteraan rakyat. Mahasiswa harus senantiasa berproses menjadi figur-figur pembaharu dalam bidang industri sebagaimana dikatakan oleh Mansyur Wiratmo(1995) bahwa dalam negara-negara yang berkembang seperti Indonesia  industrialisasi diperlukan agar negara bisa tumbuh dan berkembang secara cepat.